LITERATUR REVIEW : KUALITAS HIDUP DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL ANAK DENGAN SINDROM NEFROTIK
Kata Kunci:
Kualitas Hidup Anak, Dukungan Psikososial, Sindrom NefrotikAbstrak
Latar Belakang: Sindrom nefrotik adalah gangguan pada ginjal yang ditandai dengan peningkatan kadar protein dalam urine akibat kebocoran pada glomerulus, yaitu bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah. Kondisi ini merupakan salah satu penyakit ginjal kronis yang paling sering terjadi pada anak-anak, dengan angka kejadian sekitar 2–7 kasus per 100.000 anak setiap tahun di seluruh dunia. Di Indonesia, sindrom nefrotik paling banyak ditemukan pada anak usia 2–8 tahun, dengan rasio laki-laki dan perempuan sekitar 2:1. Kondisi ini sering menyebabkan pembengkakan tubuh, kelelahan, dan peningkatan risiko infeksi, sehingga memerlukan perawatan jangka panjang..
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kualitas hidup dan dukungan psikososial pada anak dengan sindrom nefrotik.
Metode: Pencarian literatur sistematik dilakukan menggunakan ScienceDirect dan PubMed, dengan menerapkan istilah Boolean dan batasan pada artikel full-text yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025 untuk mengidentifikasi studi yang relevan.
Hasil: Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kata kunci, dengan fokus pada kualitas hidup dan dukungan psikososial pada anak dengan sindrom nefrotik..
Kesimpulan: Kualitas hidup anak dengan sindrom nefrotik dipengaruhi oleh faktor medis, sosial, dan psikologis. Pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, dan lingkungan sosial anak sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendukung perkembangan optimal mereka meskipun hidup dengan penyakit kronis
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 FKF

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




