JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas <p><strong>JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies</strong><br data-start="274" data-end="277" /><strong data-start="277" data-end="288">e-ISSN:</strong> <strong>3110-3952 (Media Online)</strong></p> <p data-start="324" data-end="682"><strong data-start="324" data-end="386">JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies</strong> adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil penelitian, kajian teoretis, dan praktik terbaik dalam bidang pendidikan, perilaku, dan studi sosial. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun dibulan <strong><em>Juni</em></strong> dan <em><strong>Desember</strong></em> yang bertujuan menjadi tempat publikasi akademik bagi para dosen, peneliti, guru, praktisi pendidikan, dan mahasiswa. JOEBAS menerima artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris, dengan sistem peer-review yang ketat untuk menjamin kualitas akademik dan orisinalitas naskah. Jurnal ini terbuka untuk umum (<em>open access</em>) dan dapat diakses secara bebas oleh siapa saja untuk mendukung penyebarluasan pengetahuan yang luas dan berdampak.</p> LPPM Universitas Bani Saleh, Indonesia en-US JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies 3110-3952 PERKEMBANGAN AWAL PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA ARAB ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN PRIVAT https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/261 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran bahasa Arab dalam konteks les privat serta perkembangan awal penguasaan kosa kata anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan partisipan seorang anak usia 5 tahun yang mengikuti les privat selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara orang tua, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan dan media visual meningkatkan minat serta keterlibatan anak dalam mengenal kosa kata bahasa Arab. Anak menunjukkan perkembangan dalam pengucapan serta pengenalan 6–8 kosa kata dasar setelah empat kali pertemuan. Faktor pendukung pembelajaran meliputi lingkungan belajar yang nyaman, media konkret, serta hubungan dekat antara guru dan anak. Adapun faktor penghambat ialah rentang perhatian yang pendek, kesulitan fonetik, dan kurangnya pengulangan di rumah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan bermain dan interaksi personal dalam pembelajaran bahasa Arab untuk anak usia dini</p> Alfiyanti Nurkhasyanah Putri Humairoh Copyright (c) 2025 Alfiyanti Nurkhasyanah, Putri Humairoh 2025-12-30 2025-12-30 1 2 48 55 10.65624/joebas.v1i2.261 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI PANCASILA SISWA KELAS V SD https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/256 <p>Menentukan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw terhadap pemahaman siswa kelas lima SD terhadap nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan campuran (<em>Qualitative - Simple Quantitative</em>) Hasil penelitian menunjukkan pemahaman nilai Pancasila yang tidak merata di kalangan siswa, yang disebabkan oleh satu faktor yaitu dominasi siswa aktif terhadap siswa pasif, sehingga menyulitkan guru untuk menilai pemahaman siswa secara komprehensif. Setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw, guru melaporkan dampak positif terhadap proses pembelajaran, mulai dari menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, mendorong pemahaman materi, dan meningkatkan nilai-nilai Pancasila, seperti kolaborasi, kerjasama, saling menghormati, dan musyawarah, yang akan memudahkan siswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan model pembelajaran kooperatif berhasil meningkatkan pemahaman siswa kelas lima SDN Sidomukti, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, tentang nilai-nilai Pancasila, meskipun ada beberapa kendala yang harus diatasi dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan dan strategi kelas.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Jigsaw, Kooperatif, Pancasila</p> Vania Khomsah Nur Laili Oktavianti Agung Setyawan Copyright (c) 2025 vania khomsah, Nur Laili oktavianti, agung setyawan 2025-12-30 2025-12-30 1 2 56 64 10.65624/joebas.v1i2.256 INTERVENSI STRATEGI DEEP LEARNING GUNA MENINGKATKAN SELF-EFFICACY BELAJAR SISWA https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/255 <p> <span class="fontstyle0">Penelitian ini bertujuan mengkaji solusi efektif terhadap rendahnya literasi numerasi dan </span><span class="fontstyle2">self-efficacy </span><span class="fontstyle0">siswa dalam pembelajaran matematika. Data nasional menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin pada hasil PISA 2018 yang menempatkan Indonesia pada peringkat 74 dari 79 negara dengan skor di bawah rata-rata internasional (OECD, 2019), serta laporan INAP yang menunjukkan skor literasi numerasi nasional sebesar 46,83% (Kemdikbud, 2019). Rendahnya literasi numerasi berkaitan erat dengan </span><span class="fontstyle2">self-efficacy </span><span class="fontstyle0">siswa, yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi, ketekunan, dan hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan teknik analisis isi terhadap publikasi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis deep learning, yang menekankan pemahaman konseptual, pemecahan masalah kontekstual, eksplorasi, dan keterlibatan aktif siswa, efektif dalam meningkatkan </span><span class="fontstyle2">self-efficacy </span><span class="fontstyle0">dan kemampuan berpikir matematis. Melalui pengalaman keberhasilan pada tugas autentik (</span><span class="fontstyle2">mastery experience</span><span class="fontstyle0">), strategi ini memperkuat keyakinan diri siswa dalam menghadapi tantangan numerasi. Dengan demikian, pembelajaran deep learning direkomendasikan sebagai pendekatan alternatif yang efektif untuk meningkatkan self-efficacy dan literasi numerasi siswa serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia</span> </p> Okti Nurvadila Suci Yuniati Copyright (c) 2025 Okti Nurvadila, Suci Yuniati 2025-12-30 2025-12-30 1 2 65 82 10.65624/joebas.v1i2.255 STUDI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DAN TANTANGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DIFERENSIASI https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/229 <p>Pendidikan dasar memiliki peran krusial dalam membentuk kompetensi dan karakter peserta didik. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai penyempurnaan dari Kurikulum 2013, dengan memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan untuk menyesuaikan proses pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru sekolah dasar dalam pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap artikel ilmiah dan buku relevan yang diterbitkan dalam 5–10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi, meskipun implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan sarana, waktu, dan pemahaman guru. Kesimpulannya, Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka bergantung pada kesiapan guru, dukungan institusional, dan sinergi antara guru, sekolah, serta orang tua. Dengan demikian, pelatihan berkelanjutan dan dukungan manajerial sekolah menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi di tingkat sekolah dasar.</p> <p>&nbsp;</p> Moh. Rizkon Syafrillah Alif Ilham Wahyudi Musyawaman Copyright (c) 2025 moh. rizkon syafrillah, Alif Ilham Wahyudi Musyawaman 2025-12-30 2025-12-30 1 2 83 95 10.65624/joebas.v1i2.229 IMPLEMENTASI METODE AMONG DALAM KEGIATAN PRAMUKA SIAGA DI SD ISLAM IMAM SYAFI’I https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/259 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi <em>Metode Among</em> dalam kegiatan Pramuka Siaga di SD Islam Imam Syafi’i sebagai strategi pembentukan karakter peserta didik usia 6–9 tahun. Fokus utama penelitian ini adalah menelaah bagaimana prinsip <em>Ing Ngarsa Sung Tuladha</em>, <em>Ing Madya Mangun Karsa</em>, dan <em>Tut Wuri Handayani</em> diterapkan untuk menumbuhkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, motivasi positif, dan kemandirian anak. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa penerapan <em>Metode Among</em> di lapangan seringkali masih bersifat instruktif dan belum sepenuhnya menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada 15 Mei 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan satu pembina Pramuka Siaga dan observasi partisipatif terhadap aktivitas peserta. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian tematik, serta verifikasi melalui triangulasi sumber, <em>member check</em>, dan <em>peer debriefing</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan pembina melalui aturan yang konsisten, komunikasi humanis, dan sanksi edukatif efektif menumbuhkan kedisiplinan serta kepemimpinan sederhana. Strategi motivasi positif dan penghargaan simbolik meningkatkan rasa percaya diri, sementara dukungan teman sebaya memperkuat nilai kerja sama dan gotong royong. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi pembina serta kolaborasi intensif dengan orang tua untuk memastikan keberlanjutan pembinaan karakter anak di lingkungan sekolah dan keluarga.</p> Dwi Nurmansyah Muhammad Fauzan Muttaqin Copyright (c) 2025 Dwi Nurmansyah, Muhammad Fauzan Muttaqin 2025-12-30 2025-12-30 1 2 96 115 10.65624/joebas.v1i2.259 INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL YANG DIKEMBANGKAN GURU UNTUK MENINGKATKAN ENGAGEMENT SISWA SEKOLAH DASAR https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/243 <p>Penelitian ini membahas inovasi media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang dikembangkan guru Sekolah Dasar untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan adalah studi Pustaka dengan menelaah berbagai penelitian dalam lima tahun terakhir terkait integrasi budaya lokal ke dalam media pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa media berbasis kearifan lokal, seperti permainan tradisional, cerita rakyat, kesenian maupun multimedia kontekstual, mampu meningkatkan hasil belajar, literasi budaya, motivasi, serta partisipasi aktif siswa. Media tersebut dinilai layak, praktis dan efektif karena dapat menumbuhkan keterlibatan siswa secara perilaku, emosiomnal, maupun kognitif. Selain mendukung pencapaian akademik, media ini juga berperan dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kebanggaan siswa terhadap identitas budaya daerahnya. Dengan deemikian, pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif untuk meninngkatkan kualitas pembelajaran sekaligus engagement di Sekolah Dasar.</p> Robi’Atus Sya’Bana Nur Qomariyah Copyright (c) 2025 Robi’Atus Sya’Bana, nur_qomariyah 2025-12-30 2025-12-30 1 2 116 125 10.65624/joebas.v1i2.243 PARENTAL READ-ALOUD AS COGNITIVE SCAFFOLDING IN EXAM PREPARATION: A CASE STUDY OF A FIFTH-GRADE LEARNING STRATEGY https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/385 <p><span class="fontstyle0">Perkembangan anak usia sekolah dasar ditandai oleh meningkatnya kemampuan kognitif dan metakognitif, khususnya dalam hal kemandirian belajar. Namun, tidak semua anak menunjukkan pola perkembangan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan strategi belajar seorang siswa kelas V Sekolah Dasar yang menunjukkan ketergantungan pada pembacaan materi oleh orang tua saat mempersiapkan ujian. Meskipun subjek penelitian telah memiliki kemampuan membaca mandiri, ia cenderung lebih cepat melupakan inti materi ketika belajar sendiri dibandingkan ketika materi dibacakan oleh ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara informal dengan anggota keluarga. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pembacaan lisan berperan sebagai bentuk dukungan kognitif eksternal (</span><span class="fontstyle2">scaffolding</span><span class="fontstyle0">) yang membantu meningkatkan fokus, pemahaman, dan daya ingat anak terhadap materi ujian. Di sisi lain, pola belajar ini berpotensi menghambat perkembangan kemandirian belajar apabila tidak disertai dengan latihan strategi belajar aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pembacaan materi pada anak usia sekolah dasar tidak selalu mencerminkan kelemahan akademik, melainkan dapat menjadi indikator bahwa perkembangan strategi belajar dan metakognisi anak masih memerlukan pendampingan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam memberikan dukungan belajar yang bersifat bertahap untuk mendorong kemandirian belajar anak.</span></p> Fitri Ar-Rasyid Hadi Rohyana Sri Raharjo Saptono Putro Copyright (c) 2025 Fitri Ar-Rasyid, Hadi Rohyana, Sri Raharjo Saptono Putro 2025-12-30 2025-12-30 1 2 126 133 10.65624/joebas.v1i2.385 STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BERBASIS MBS https://banisalehjurnal.ubs.ac.id/index.php/joebas/article/view/293 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang dterapkan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu. Data diperoleh dari berbagai sumber dengan kriteria utama jurnal terakreditasi Sinta 3 yang diterbitkan dalam waktu lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam kontenks MBS melibatkan beberapa kunci seperti kepemimpinan transformasional, supervisi akademik yang konstruktif sebagai alat pengembangan profesional, penyelenggaraan program pelatihan dan workshop berbasis kebutuhan spesifik sekolah, serta pengembangan budaya kerja yang kolaboratif dan penciptaan lingkungan belajar profesional yang berkelanjutan diantara para pendidik dan tenaga kependiidkan. Implementasi MBS memberikan otonomi signifikan kepada kepala sekolah untuk mengambil keputusan strategis yang sesuai dengan kebutuhan lokal sehingga pengembangan kompetensi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap tantangan zaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin manajerial dan edukatif sengat krusial dalam menciptakan ekosistem sekolah yang suportif dan kondusif, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mutu pendidikan secara menyeluruh.</p> Anna Fitria Maspupah Isna Muhammad Fathoni Widiastuti Lili Triani Copyright (c) 2025 Anna Fitria, Maspupah, Isna Muhammad Fathoni, Widiastuti, Lili Triani 2025-12-30 2025-12-30 1 2 134 141 10.65624/joebas.v1i2.293