IMPLEMENTASI METODE AMONG DALAM KEGIATAN PRAMUKA SIAGA DI SD ISLAM IMAM SYAFI’I
DOI:
https://doi.org/10.65624/joebas.v1i2.259Keywords:
Metode Among, Keteladanan, Motivasi, Gotong RoyongAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Metode Among dalam kegiatan Pramuka Siaga di SD Islam Imam Syafi’i sebagai strategi pembentukan karakter peserta didik usia 6–9 tahun. Fokus utama penelitian ini adalah menelaah bagaimana prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani diterapkan untuk menumbuhkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, motivasi positif, dan kemandirian anak. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Among di lapangan seringkali masih bersifat instruktif dan belum sepenuhnya menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada 15 Mei 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan satu pembina Pramuka Siaga dan observasi partisipatif terhadap aktivitas peserta. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian tematik, serta verifikasi melalui triangulasi sumber, member check, dan peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan pembina melalui aturan yang konsisten, komunikasi humanis, dan sanksi edukatif efektif menumbuhkan kedisiplinan serta kepemimpinan sederhana. Strategi motivasi positif dan penghargaan simbolik meningkatkan rasa percaya diri, sementara dukungan teman sebaya memperkuat nilai kerja sama dan gotong royong. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi pembina serta kolaborasi intensif dengan orang tua untuk memastikan keberlanjutan pembinaan karakter anak di lingkungan sekolah dan keluarga.



